Beli Apartemen atau Rumah Perumahan, Putuskan dengan Mengetahui Ini

Gaya hidup di kota besar kini menuntut tempat tinggal yang praktis, khususnya menuju ke tempat kerja. Untuk mendapatkan perumahan murah dibawah 200 juta di sekitar kantor, rasanya sudah tidak memungkinkan saat ini dengan pendapatan yang kenaikannya tak sebanding dengan lonjakan harga rumah. Terlebih dengan keterbatasan lahan di kota besar yang terus disesaki banyak orang juga bangunan. Situasi tersebut ditangkap pengusaha properti sebagai peluang bisnis. Mereka menawarkan apartemen sebagai solusi tempat tinggal masa kini. Bagaimana sebenarnya seluk beluk membeli rumah atau apartemen? Manakah yang lebih menguntungkan? Uraian berikut ini akan menjelaskannya kepada Kamu.

Dasar keputusan membeli jenis hunian adalah kebutuhan dan tujuan jangka panjang seperti apa yang ingin dicapai. Sebab hak dan kewajiban yang terkait dengan hunian vertikal dan rumah tapak tidaklah sama. Bahkan, ada perbedaan antara rumah tapak dan hunian vertikal yang menambah atau mengurangi daya tarik masing-masing. Membeli tempat yang paling sesuai dengan gaya hidup dan kebutuhan adalah pertimbangan yang penting.

Sebelum membeli jenis hunian, jangan lupa untuk menyesuaikannya dengan kebutuhan dan anggaran masing-masing. Di bawah ini adalah sejumlah tips yang bisa dijadikan pedoman.

  • Pertimbangkan lokasi, apakah rumah atau apartemen yang ingin Kamu beli itu berlokasi strategis atau tidak.
  • Bandingkan harga untuk mendapatkan harga terbaik sesuai dengan kondisi pasar dan kebutuhan.
  • Pertimbangkan tujuan, apakah untuk tempat tinggal atau Investasi. Apa pun tujuannya, sebenarnya membeli properti tak ada ruginya karena harga properti selalu naik. Kamu bisa memanfaatkan KPR bila tidak punya dana utuh.
  • Pertimbangkan fasilitas yang ditawarkan, misalnya apakah properti yang ingin dibeli memiliki fasilitas yang lengkap, seperti sport center hingga supermarket.
  • Pertimbangkan keamanan dan perawatan. Apartemen dengan fasilitas tambahan semisal fasilitas lift membuat penghuni apartemen mengeluarkan biaya lebih untuk perawatan. Perhatikan juga segi keamanannya, apakah rawan bencana alam, gempa, dekat bandara, banjir, dan lain sebagainya.
  • Cek legalitas pengembang properti untuk menghindari kerugian akibat properti yang dibangun tidak sesuai dengan yang dijanjikan atau sengketa hukum lainnya. Untuk rumah, sertifikat Surat Hak Milik (SHM) sudah pasti harus ada. Sementara untuk apartemen, hanya diberikan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) yang batas waktu penggunaannya hanya sampai 20 tahun.
  • Perhatikan privasi. Apartemen lebih terjaga privasinya dibandingkan rumah. Namun, kelebihan rumah adalah Kamu lebih mudah bersosialisasi dengan masyarakat sekitarnya.

Dengan mempertimbangkan faktor di atas, setidaknya Kamu akan lebih spesifik lagi menentukan jenis hunian yang ingin dibeli.

Perbandingan Antara Apartemen dan Rumah

Jika Kamu masih juga bingung menentukan apakah akan membeli apartemen atau rumah, coba perhatikan keuntungan membeli perumahan murah dibawah 200 juta dan apartemen berikut ini. Pilih mana yang lebih mendominasi keinginan Kamu. Jika sudah, Kamu bisa memutuskan untuk membeli hunian yang tepat sesuai kebutuhan dan harapan tentunya.

Keuntungan Memiliki Apartemen

Lokasi Lebih Mudah Dijangkau Karena Strategis dan Dekat Perkantoran

Apartemen sangat cocok bagi Kamu yang memiliki mobilitas yang tinggi. Biasanya lokasi apartemen berada di tempat-tempat yang strategis di wilayah perkotaan sehingga dari segi akses akan jauh lebih cepat dan mudah.

Fasilitas Lebih Komplet dan Mewah

Pada umumnya, fasilitas mewah dan lengkap merupakan daya tarik yang ditawarkan apartemen. Fasilitas standar yang biasanya diberikan pengelola apartemen di Medan dijual, di antaranya lapangan tenis, kolam renang, pusat kebugaran, tempat spa atau sauna, dan lain sebagainya.

Alasan Praktis

Apartemen memang memberikan solusi gaya hidup praktis bagi pembelinya. Sebab semua fasilitas yang berhubungan dengan kebersihan dan pemeliharaan gedung akan menjadi tanggung jawab pihak pengelola. Pemilik apartemen hanya cukup membayar service charge saja. Dan perlu diingat biaya tersebut tidak termasuk dalam biaya KPA bila memiliki apartemen dengan dicicil.

Meningkatkan Prestise bagi Pemiliknya

Maraknya iklan di media seolah memberikan dukungan bahwa apartemen adalah simbol kesuksesan, bentuk kemandirian finansial, dan juga status sosial yang tinggi. Jika dilihat dari lokasi dan fasilitas yang diberikan apartemen yang hampir mirip dengan hotel, memang persepsi seperti ini tidak ada salahnya.

Setelah mengetahui keuntungan membeli apartemen, Kamu bisa membandingkannya dengan keuntungan membeli rumah seperti di bawah ini.

Keuntungan Memiliki Rumah

Membeli Rumah Artinya Membeli Lahan Juga

Dengan membeli rumah, Kamu memiliki lahan untuk membuat tata ruang yang menarik, seperti taman, ruang bermain anak, tempat untuk bersantai, dan lain sebagainya. Selain itu, Kamu juga dapat mengubah bentuknya sesuai dengan keinginan. Hal ini tidak bisa terjadi pada apartemen yang biasanya ruangnya terbatas dan lahannya milik bersama.

Mudah Dijual Kembali

Rasa jenuh tinggal di apartemen menyebabkan rumah makin lama makin diminati masyarakat. Selain mudah untuk dijual kembali, sertifikat rumah juga bisa digadaikan saat Kamu membutuhkan dana untuk kebutuhan mendesak.

Lebih Nyaman Karena Punya Dua Legalitas

Pemilik rumah lebih terjamin karena punya dua kepemilikan, yaitu rumah dan tanah dalam bentuk sertifikat yang legal. Kemudahan dalam mengelola rumah dari sisi anggaran keuangan membuat rumah lebih fleksibel untuk perencanaan keuangan jangka panjang.

Dengan membandingkan beberapa sisi positif dan negatif hunian dalam bentuk rumah dan apartemen di atas, Kamu akan lebih bijak lagi memilih hunian yang akan dibeli. Sebab memiliki rumah atau apartemen merupakan tujuan jangka panjang dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Karena itu, pertimbangkan dengan masak-masak sebelum akhirnya Kamu menjatuhkan pilihan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *